Menulis

21 Aug

Banemo, 21 Agustus 2016

Apakah aku akan menulis tentang bertema hari kemerdekaan? Sebenarnya itu adalah hal yang sangat menarik untuk dicermati. Namun anehnya topik itu tidak terlilntas dalam benakku saat ini, entah mengapa. Mungkin sebagian karena pada saat hari raya ulang tahun kemerdekaan republik tercinta ini, saya sedang terbaring lemas di kasur gara -gara demam…

Sudah hampir setahun saya berada di sini. Selama saya di sini, saya ingin menulis tentang apa saja yang sudah aku alami di sini. Walaupun tidak terlalu sukses, setidaknya sudah ada 1-2 tulisan tentang hal itu. Kualitas dan kuantitas tulisan yang ada memang berada jauh di bawah harapan, tapi semoga bisa menjadi lebih baik.

Dalam hal menulis, sebagian dalam diri saya memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis. Apa sebabnya, mungkin karena ingin membuktikan bahwa seorang Erriza Shalahuddin adalah seorang yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakatnya. Dan tulisan adalah monumen yang sempurna untuk mengabadikannya. Tulisan adalah media yang hebat untuk menyebarkan ide. Dan ide yang bagus sebenarnya seperti sebuah parasit dalam pikiran, sulit dilenyapkan. Dan ide yang bagus dalam tulisan yang bagus akan sangat mempermudah penularannya.

Dari sebagian itu, secara spesifik sebagiannya lagi yang lebih kecil menumbuhkan keinginan untuk menjadi penulis fiksi — novel, lebih tepatnya. Bagi yang belum tahu, ketahuilah bahwa sebenarnya saya ini adalah seorang pengkhayal, dan banyak sekali hal yang saya khayalkan. Tidak jarang pada suatu ketika ide-ide berhamburan memasuki kepala saya, sehingga kerap membuat kepala sakit dan merasa satu-satunya jalan menguranginya adalah mengeluarkannya melalui tulisan. Dan ketika saya sudah mencapai tahap kehidupan ini, sepertinya jalan terdekat untuk mewujudkannya adalah dengan menulis novel.

Tapi saya tahu menulis novel sama sekali tidak mudah. Lha untuk membuat sebuah tulisan di blog tentang hal yang random saja sudah bisa bikin sakit kepala setengah mati. Termasuk tulisan ini. Saya jadi menghargai para penulis profesional (dan para profesional lain!) yang telah menghasilkan buah karya yang bisa dinikmati oleh banyak orang. Menghasilkan karya yang bisa dinikmati banyak orang itu sangat berat dan sama sekali tidak gampang.

Sebagai penulis, ybs harus siap menangkap dan menyerap semua inspirasi yang ada. Dari beberapa tips menulis yang kubaca, hal yang disebutkan beberapa kali adalah memperhatikan keadaan sekitar. Hal ini — khususnya buat saya yang karakternya kurang peduli — merupakan sebuah tips yang sangat kuat. Saya percaya, memberikan perhatian pada segala hal di sekitar bukan hanya bisa meningkatkan kualitas tulisan dengan memberikan corak dan warna baru dalam tulisan, melainkan juga dapat meningkatkan kualitas individu si penulis itu sendiri dengan wawasannya yang baru dan semakin luas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: