Cara Membuat Tulisan yang Mudah Dipahami (Bag. 1)

26 Nov

Aku cukup sering berpikir, mengapa minat baca di Indonesia termasuk rendah? Baru belakangan ini, aku memiliki jawabanku sendiri. Entah jawabanku benar atau tidak, silakan dinilai. Hal pertama yang mendasari adalah karena anak-anak tidak dibiasakan untuk rajin membaca. Hal kedua adalah karena memang bacaan yang bagus tidak tersedia. Terkait hal pertama, hal ini terkait dengan kebiasaan dan sistem pendidikan di Indonesia — yang bukan untuk menjelaskan hal ini aku membuat tulisan yang Anda baca sekarang. Aku membuat tulisan ini untuk menjelaskan jawabanku yang kedua, yaitu kurangnya bahan bacaan yang bagus dan enak dibaca.

Aku percaya bahwa tulisan dan bahan bacaan yang bagus akan membuat pembacanya ingin membaca terus-menerus hingga tuntas, bahkan pembaca yang paling enggan membaca sekalipun. Bila hal ini memang benar, bisa disimpulkan bahwa tulisan dan bahan bacaan yang bagus adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan minat baca. Sebaliknya, bahan bacaan yang buruk akan membuat siapapun menjadi malas membaca, termasuk orang yang suka membaca. Bahan bacaan yang buruk sulit dipahami, dan belum tentu bermanfaat bagi pembacanya. Bahkan sekalipun isi bacaan tersebut bermanfaat, belum tentu maksud yang ingin disampaikan dapat diterima bila cara penulisannya tidak bagus.

First Thing First

Izinkan aku mengutip sebuah kata-kata bijak, yang sudah kusingkat. Entah ini awalnya dari siapa, kalau tak salah dari Dalai Lama? Entahlah, tidak yakin juga…

Jagalah pikiran, karena itu akan menjadi kata-kata
Jagalah kata-kata, karena itu akan menjadi tindakan
Jagalah tindakan, karena itu akan menjadi kebiasaan
Jagalah kebiasaan, karena itu akan membentuk sikap dan karakter

Lalu apa hubungannya kata-kata di atas dengan cara menulis? Haha, memang tak langsung terlihat ya. Perhatikan bagaimana sikap dan karakter berawal dari pikiran. Dan aku percaya bukan hanya sikap dan karakter, tapi semuanya berawal dari pikiran! Termasuk membuat tulisan, karena pada hakikatnya tulisan adalah ide dari si penulis itu sendiri.

Jadi, aturan #1 untuk membuat tulisan adalah pastikan ada ide yang jelas akan hal yang hendak dituang ke dalam tulisan. Semakin jelas semakin bagus. Lalu bagaimana cara untuk mendapatkan ide yang bagus untuk ditulis? Itu adalah topik yang lain yang tak akan kubahas di sini. Untuk menjawab pertanyaan ini, 2 hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah membaca dan berkomunikasi dengan orang lain. Tapi aku yakin ide bisa didapatkan dari siapa saja, dari mana saja, dan kapan saja.

Tentang Bacaan

Sekarang izinkan aku untuk mengubah kata-kata bijak di atas. Istilah kerennya, “Erriza-Modified Quote”, haha. Ini dia…

Jagalah pikiran, karena itu akan menjadi kata-kata
Jagalah kata-kata, karena itu akan menjadi kalimat-kalimat
Jagalah kalimat-kalimat, karena itu akan menjadi alinea-alinea
Jagalah alinea-alinea, karena itu akan menjadi bacaan-bacaan

Hmm, tidak terlalu bagus dan terkesan dipaksakan, haha. Tapi itulah ide yang kumiliki tentang cara membuat bacaan yang enak dibaca. Sekarang biar kujelaskan.

Jadi, bacaan tersusun dari beberapa hal: kata, kalimat, dan alinea. Untaian kata akan membentuk kalimat, rangkaian kalimat akan membentuk alinea, dan kumpulan alinea itulah yang membentuk sebuah bacaan. Tapi bukan sekadar itu saja. Hal-hal tersebut harus saling terhubung satu sama lain. Terdapat aturan lain yang berlaku agar hal-hal di atas membentuk sebuah bacaan yang bisa dipahami, disamping juga seni. Aturan tersebut adalah tata bahasa (atau grammar) dan seni tersebut adalah gaya penulisan. Bacaan yang bagus terdiri dari penggunaan kata-kata yang bagus, penggunaan kalimat yang benar, penggunaan alinea yang baik, dan semua hal itu harus memiliki hubungan yang bisa menyatukannya menjadi 1 bacaan. Plus gaya bahasa dan penuturan yang enak dibaca.

Bersambung…

Advertisements

3 Responses to “Cara Membuat Tulisan yang Mudah Dipahami (Bag. 1)”

  1. Febriyan Lukito November 27, 2015 at 1:14 am #

    Setuju mas.
    Setuju sama alasan kenapa minat baca di Indonesia kurang (dua2nya sepakat saya). N setuju juga sama tulisan berikutnya.
    Ditunggu post lanjutannya ya.

  2. Kulit Ketiak November 27, 2015 at 2:06 pm #

    Setelah membaca membuat tulisan saya jadi semangat menulis mas.. jadi ga sabar nunggu lanjutanya πŸ™‚

    • sangarudin November 28, 2015 at 8:16 am #

      Terima kasih πŸ™‚ bagian berikutnya segera menyusul, insya Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: