Catatan Dokter PTT Pekan #006

18 Nov

Banemo, 21 Oktober 2015

I need to regain my resolve. Itu adalah 1 kalimat utama yang terngiang di dalam pikiranku beberapa hari terakhir ini. Mengapa? Aku mengevaluasi diri sendiri. Pada awal aku PTT, salah satu hal yang ingin kulakukan adalah membiasakan diri untuk rutin membaca buku. Dan untuk ini, aku sudah mempersiapkan membawa beberapa buku dari Surabaya untuk kubaca di sini. Bahkan saat ke Ternate pekan lalu, aku menyempatkan waktu dan menyisihkan uang untuk membeli buku baru. Akan tetapi, ternyata seiring berjalan waktu, ketatapan hatiku semakin lama semakin kendor. Aku sudah bisa dibilang tak menyentuh buku lagi selama beberapa hari terakhir dan lebih sering menghabiskan waktu untuk hal-hal lain. Entah mengapa buku-buku yang kubaca menjadi kurang menarik dan terasa lebih membosankan. Memang motivasi tak bisa bertahan terus-menerus, ada kalanya naik dan ada kalanya turun. Mungkin motivasi harus dilakukan setiap hari, sama seperti mandi…

Cukup banyak hal yang terjadi selama pekan ini. Hmm, apa ya? Pertama, aku diminta tolong untuk menjadi salah satu pengajar di SMK. Hal yang aku ajarkan adalah farmakologi dan anatomi-fisiologi. Kedua, terdapat kegiatan pengobatan gratis dari program DTKP (daerah terpencil kepulauan perairan. Apakah penulisanku sudah benar?). Ketiga, screening kusta dari dinkes provinsi. Keempat, pengobatan filariasis masal.

Aku menerima permintaan tolong mengajar dengan perasaan senang bercampur cemas. Senang, karena aku memiliki cara lain untuk melayani masyarakat di sini. Di samping itu, senang juga karena bisa ada kegiatan lain yang bisa kulakukan. Cemas, karena pelajaran-pelajaran di atas adalah pelajaran yang mungkin paling banyak mendatangkan kesulitan saat aku kuliah dulu. Aku pun mau tak mau harus membuka-buka kembali pelajaran tentang kedua topik itu. Sayangnya, aku tak membawa buku tentang itu dari Surabaya. Untuk farmako tak masalah, karena ada beberapa e-book di HP dan aku berhasil meminjam diktat farmako salah satu pengajar lain. Anatomi-fisiologi ini yang agak sulit. H-1 baru aku berhasil meminjam diktat.

Tapi tampaknya aku memiliki masalah dengan buku-buku ajar yang aku dapatkan. Entah benar atau salah, aku merasa bahwa buku-buku ajar yang aku dapatkan sulit dipahami. Aku tak yakin apakah ini adalah efek dari malasnya diriku membaca, atau memang benar buku-buku itu memang sulit dipahami. Entahlah. Yang jelas, sekali lagi ini menjadi inspirasi untuk membuat tulisan tentang cara membuat tulisan yang mudah dipahami. Stay tune.

Lanjut ke kejadian kedua, ketiga, dan keempat: tentang pengobatan gratis program DTKP, screening kusta, dan pengobatan filariasis. Ketiga kegiatan ini dilakukan bersamaan selama 2 hari. Aku tak perlu cemas mengenai screening kusta dan pengobatan filariasis. Dalam pengobatan filariasis dan screening kusta, praktis aku tak memiliki peran vital. Staf dari dinkes dan puskesmas yang mempersiapkan semua. Tapi mungkin aku akan menulis (sekali lagi) sedikit tentang kedua penyakit ini, tapi entah kapan bisa jadi, just stay tune.

Untuk pengobatan gratis ini yang repot. Apa sebab? Siapa lagi yang menjadi dokter saat pengobatan gratis ini? Beruntung aku mendapatkan bala bantuan, dr. Ita dari Ternate yang datang bersama rombongan. Kegiatan berlangsung 2 hari: Sabtu dan Ahad, di 3 lokasi. Hari Sabtu siang di Sibenpopo, hari Ahad pagi di Moreala, dan Ahad sore di Banemo. Hari Sabtu siang, jumlah pasien mendekati 200. Hari Ahad pagi, jumlah pasien juga mendekati 200, dan Ahad sore juga kira-kira segitu, walaupun tak sebanyak Ahad pagi. Semua dikerjakan 2 dokter… saja. Sehabis kegiatan, langsung tepar. Aku berceletuk ke dokter Ita, bahwa ini tidak sesuai dengan kapasitas dokter yang sebenarnya hanya bisa melayani kurang dari 50 pasien dalam sehari. Dokter Ita hanya tertawa. Aku pun ikut tertawa… pahit.

Advertisements

2 Responses to “Catatan Dokter PTT Pekan #006”

  1. januardi November 19, 2015 at 12:46 am #

    dtkp tu p-nya perbatasan,bro..
    dr.ita itu dr.rosita ya??

    • sangarudin November 21, 2015 at 7:47 am #

      Haha, sudah kuduga aq salah tulis 😅

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: