3 Jenis Cara Berpakaian di Car Free Day Taman Bungkul

9 Aug

Ide menulis tentang ini langsung muncul ketika dalam perjalanan pulang dari Taman Bungkul pagi ini. Yah, memang inspirasi bisa datang kapan saja. Saya berusaha memperhatikan lingkungan sekitar selama saya berada di suatu tempat. Dan kali ini, saya memperhatikan tentang cara berpakaian orang-orang yang berada di Car Free Day Taman Bungkul pagi ini.

Di sini saya akan menulis tentang 3 jenis cara berpakaian orang-orang yang pergi ke Taman Bungkul. Silakan setuju,silakan tidak. Namun hal yang perlu saya sampaikan di sini adalah sebenarnya cara setiap orang berpakaian di sini mengandung unsur dari ketiga jenis tersebut, hanya saja dalam kadar yang berbeda. Sekarang mari kita bahas.

1. Casual

Ini adalah cara berpakaian yang sederhana dan ditujukan untuk suasana santai. Sangat mudah dan sederhana, itulah kuncinya. Salah satu contoh yang paling ekstrem adalah mengenakan kaos oblong dengan celana kolor dan sandal jepit. Sebuah pilihan baik bila agak enggak berganti pakaian yang ribet dan menginginkan busana yang sederhana dan nyaman.

2. Sporty

Cukup banyak orang yang berpakaian dengan gaya sporty di sini. Di sini hal yang ditekankan adalah fungsinya. Yang dimaksud dengan sporty adalah mengenakan busana yang jelas-jelas dibuat untuk olah raga. Misalnya memakai celana training dengan sneakers/sepatu lari serta atasan baju bola, atau jaket olah raga dan hoodie. Atau untuk pengendara sepeda, biasanya memakai seragam pengendara sepeda lengkap dengan helmnya.

3. Stylish/modis

Saya menjumpai beberapa orang (tidak banyak) yang tampil cukup modis di sini. Biasanya didominasi oleh kaum hawa, terutama para hijabbers (hehe, no SARA), walaupun para lelaki juga bisa. Apa sih modis itu? Kalau menurut saya sih sederhana saja: busana yang bisa menarik perhatian dan tampak bagus. Itu saja. Dalam hal ini diperlukan sedikit skill untuk memadu-padankan jenis pakaian, corak, warna, dan hal-hal lain. Asesoris bisa memainkan peran kunci. Contohnya dengan sport armband, headset, topi, kacamata, arloji, atau tas kecil.

Seperti yang saya bilang tadi, setiap cara berpakaian memiliki unsur dari ketiga gaya tersebut dengan kadar yang berbeda-beda. Ayo ambil contoh ekstrem yang kasual tadi: kaos oblong, celana kolor, dan sandal jepit. Dari kombinasi ini, mungkin skornya adalah casual 90, sporty 40, stylish 15. Tapi dengan pemilihan busana dan asesoris yang bagus, skornya bisa saja berubah menjadi casual 75, sporty 50, stylish 65. Hal yang sama bisa berlaku pada semua kombinasi.

Bagaimana dengan saya? Hmm, dresscode yang biasa saya pakai adalah celana training panjang dengan kaos santai (bukan kaos olah raga), sepatu olah raga, topi, dan sport armband lengkap dengan headset. Menurut saya, mungkin skornya casual 60, sporty 60, stylish 40.

Bagaimana dengan anda?

 

NB: Tulisan ini menginspirasi saya untuk membuat dokumentasi foto Taman Bungkul. Nantikan posting berikutnya tentang Taman Bungkul Photo Gallery, stay tune ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: