Ngawi Photo Gallery

9 Jun

Note: Posting ini tidak berisi tentang objek-objek wisata yang ada di Ngawi. Posting ini hanya berisi beberapa foto yang berasal dari segmen kehidupan penulis selama 8 bulan tinggal di Ngawi.

Internship selama 1 tahun di Ngawi berakhir sudah. Terukir banyak kesan selama berada di Ngawi, mulai dari kehidupan sosial hingga kehidupan kerja, baik itu suka maupun duka. Aku masih ingat ketika pertama kali tiba di Kota Ngawi. Saat itu turun dari bus, kemudian memutuskan jalan kaki ke Masjid Agung Ngawi di alun-alun. Dan saat itu juga saya membawa 3 tas: ransel, tas cangklong, dan tas laptop, dan ketiga tas itu penuh semua. Haha, bayangkan betapa beratnya tas-tas itu. Mungkin seharusnya saya naik becak motor saja saat itu. Memang saat itu ada yang menawarkan becak motor, tapi karena baru saja mendarat dan tidak tahu medan, rasanya lebih aman kalau menolak…

Anyway, selamat datang di posting ini, posting yang berisi beberapa foto dari potongan-potongan kehidupanku yang berkesan selama di Ngawi. Selamat menikmati!

Jpeg

Selamat datang di kota Ngawi! Ini adalah gerbang alun-alun Ngawi. Hmm, waktu pertama datang gerbangnya masih dalam pembangunan sih, tapi tak apa-apa. Alun-alun Ngawi berbentuk persegi dengan keliling sekitar 1 km (diketahui belakangan setelah beli HP baru dan menginstall Nike+ running dan mulai berusaha lari pagi rutin). Fasilitas olah raga di dalamnya ada lapangan tenis, lapangan basket, dan lapangan sepak bola. Selain fasilitas olah raga, ada juga kedai teh dan lahan wisata kuliner. Jadi di dalam alun-alun ini ada jalan aspal yang membelahnya, di jalan itu warung-warung makanan berjejeran di kanan-kirinya. Kalau aku mau makan malam, kadang-kadang makannya ya di situ… Alun-alun ini ramai terutama saat malam hari dan pagi hari saat CFD.

Jpeg

Jpeg

Ini adalah Masjid Agung Ngawi dan menaranya. Masjid ini tempat pertama yang aku kunjungi saat pertama kali mendarat. Sesuai namanya, masjid ini memang besar dan bagus. Tapi kalau ukurannya dibandingkan dengan Masjid Agung Surabaya sih ya termasuk kecil, haha. Masjid Agung Surabaya paling sedikit 4-6 kali lipat lebih besar daripada ini. Aku ingat bulan puasa saat itu jatuh di masa-masa awal internship, sekitar 2-3 bulan pertama. Saat bulan puasa, setiap sore ada semacam kultum sambil menunggu buka puasa. Haha, berhubung saat itu masih awal-awal internship dan bantuan hidup masih seret (ehem), akhirnya tiap sore mampir ke sana. Lumayan juga ikut kajian daripada nganggur. Kalau aku sehabis jaga pagi dan pulang jam 2 siang, biasanya aku mampir ke UPT alun-alun Ngawi buat surfing. Kalau kajian sudah mau mulai baru ke masjidnya.

Jpeg

Inilah UPT (Unit Pelaksana Teknis) alun-alun Ngawi yang tadi aku singgung. Saat pertama-pertama aku datang di Ngawi, UPT ini menyediakan wifi gratis. Mungkin karena itu jadi banyak yang datang, tapi entah mengapa pas aku coba wifi-nya kok lemot… Yah, batal deh surfing pakai wifi gratis, akhirnya cuma bisa tethering saja, haha.

Jpeg

Jpeg

RSUD dr. Soeroto Ngawi, tempat mengabdi di Ngawi. Foto atas adalah gerbang poliklinik, sedangkan foto bawah adalah IRD (sesuai dengan papan nama). Banyak ilmu dan pengalaman yang didapat di sini. Ilmu dan pengalaman yang paling utama yang aku dapatkan adalah pentingnya komunikasi dan kerja sama tim, di samping ilmu kedokteran itu sendiri. Terima kasih terhadap para staf, dokter pendamping, dan rekan-rekan kerja di sini, dan tak lupa terima kasih pula pada guru-guru (baca: pasien) kami.

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Tak ada yang bisa mengalahkan tidur nyenyak di rumah setelah bekerja keras. Rumah kontrakanku berjarak sekitar 4-5 km dari rumah sakit, atau sekitar 2 km dari alun-alun. Dari Jalan Sukowati, belok kiri ke arah Cepu (foto atas). Ketemu masjid (foto tengah). Di seberang masjid itu (tidak pas di seberangnya sih) ada warung kecil yang menjual pecel, buka sore sampai sekitar isya. Enak dan murah, biasanya setelah isya sudah habis. Ada juga pemandangan sawah (foto bawah).

Jpeg

Jpeg

Griya Karangasri Indah. Yap, itulah perumahan tempat kontrakanku bersama 3 teman lainnya. Sedikit lanjutan tentang hari pertama tiba di Ngawi. Aku pergi ke Masjid Agung Ngawi untuk bertemu dengan teman-teman sekontrakan serta teman internship yang asli Ngawi untuk minta tolong membawakan beberapa barang. Akhirnya baru berangkat setelah isya. Setelah memasuki gapura, harus melewati ladang tebu dulu. Dan karena saat itu gelap dan memang jalannya hampir tak ada lampu, jadinya gelap sekali. Aku sempat khawatir apakah tinggal di sini aman atau tidak, tapi alhamdulillah tak ada insiden berarti. Mungkin juga karena perumahan ini adalah perumahan polisi dan tentara ya… Salah satu hal yang berkesan adalah setiap kali saya melintasi ladang tebu, biasanya saya selalu mencium bau tebu yang wangi dan menyegarkan.  

Jpeg

Di dalam perumahan ini dekat kontrakan juga ada warung pecel yang buka tiap pagi sampai siang, jadi sarapan tetap terjamin.

 

Jpeg

Jpeg

Jpeg

 

Ini adalah segmen terakhir dari posting ini. Beberapa foto di atas adalah foto yang saya ambil saat lari pagi. Foto paling atas adalah Taman Sukowati, taman yang terletak di Jalan Sukowati, sekitar 1,5 km dari kontrakan (melewati gardu PLN dulu, foto kedua). Awal mencoba lari pagi, ini adalah checkpoint pertama. Setelah mulai bisa, akhirnya lari dilanjutkan sampai ke alun-alun. Ketika lari ke alun-alun, melewati jembatan kecil dulu yang menyebrangi sungai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: